Seducing Mr Perfect 미스터 로빈 꼬시기

Image and video hosting by TinyPic

K-romcom versi dewasa dengan target audience sekitar 20-30an tahun, imo, dan merupakan koleksi lama, sekitar tahun 2006. Settingannya juga sekitar kehidupan pegawai di suatu kantor. Tidak banyak slapstick, tidak banyak humor, tapi alur cerita dan feeling romantisnya pas. Jalan ceritanya tidak membuat pusing dan ribet, mungkin karena ini bukanlah drama seri melainkan film biasa yang durasinya kurang dari 2 jam. Selain cerita, yang bisa membuat betah adalah aktor korea-amerika Daniel Henney yang entah kenapa selalu terlihat sangat tampan dan sangat ‘western’ di film korea. Padahal, kalau melihat dia di serial Three Rivers atau film X-Men Origins: Wolverine, wajahnya justru terlihat oriental sekali.

Film ini bilingual, karena tokoh yang diperankan Daniel Henney, Robin Heiden, tidak bisa berbicara bahasa korea tapi mengerti pembicaraan orang lain dalam bahasa korea. Which is weird, btw. Ini tentu menguntungkan untuk Daniel Henney karena dia sendiri memang tidak bisa berbahasa korea. Sisa pemainnya menggunakan bahasa korea.

Tokoh perempuannya diperankan oleh Uhm Jung Hwa yang juga merupakan penyanyi di korea. Suaranya bisa didengar diantara adegan-adegan, karena memang dia yang menyanyikan salah satu soundtracknya. Tapi, saya paling suka OST-nya yang berjudul Kissing Me. Untuk menambah kesan dewasa, semua OST dan background music film ini adalah musik jazz.

Ceritanya sendiri tentang Kim Min Joon, yang menyusul pacarnya ke Hongkong hanya untuk mengetahui kalau pacarnya tidak menghubunginya sama sekali selama berada disana. Min Joon kembali ke korea dan menabrak mobil di depannya, karena ia menyetir sambil menelpon. Setelah ia sampai di kantornya, ia baru tahu kalau pemilik mobil yang ditabraknya itu tidak lain adalah bos barunya, Robin Heiden. Setelah cerita berjalan, baru diketahui kalau Min Joon adalah perempuan yang kalau sedang jatuh cinta, ia memberikan segala-galanya untuk pacarnya. Membelikan kado, membayar tagihan makanan, menjemput, dan sebagainya. Sedangkan Robin justru kebalikannya, ia sangat sinis terhadap kata ‘true love’ dan dikenal sebagai playboy. Robin mengatakan, bahwa perempuan seperti Min Joon hanya akan menjadi tempat pelarian saja dan akan sendirian di masa tua.

Min Joon tidak terima dianggap seperti itu oleh Robin, dan melakukan aksi balas dendam dengan caranya sendiri yaitu menunjukkan rasa peduli kepada bosnya itu. Sayangnya, langkah-langkahnya tidak berhasil, menurut Min Joon sendiri. Padahal ada impact-nya ke Robin, tapi hanya penonton lah yang tahu itu hehe. Min Joon kemudian menangkap basah pacarnya yang sedang selingkuh. Dia kemudian merasa bahwa apa yang dikatakan Robin benar adanya dan meminta bantuan untuk mengajarinya balas dendam kepada mantannya itu. Pada saat Min Joon melakukan balas dendamnya, Robin juga mulai punya perasaan kepada Min Joon.

So, is it good? Yes, it is. Tapi jangan terlalu berharap sama faktor komedinya. It’s just smart and fun and lovely.

Image and video hosting by TinyPic

2 thoughts on “Seducing Mr Perfect 미스터 로빈 꼬시기

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s