Bihun Goreng

Sebelum masak Bihun Goreng kali ini, saya menggunakan bumbu jadi yang dibeli dari supermarket dekat rumah. Rasanya cukup aneh. Setelah saya coba-coba, sepertinya semua bumbu berlabel “Indonesia” atau “Indonesisch” yang dijual di supermarket rasanya hampir sama saja. Mau itu bumbu gulai, bihun goreng, rasanya serupa. Mungkin orang Belanda menganggap masakan Indonesia semuanya punya cita rasa yang ‘kuat’ sehingga tidak ragu menambahkan lada, pala, jahe, bawang, kunyit ke dalam bumbu bihun. Mungkin juga memang ada resep bihun seperti itu di Indonesia, toh saya kan bukan ahli kuliner. Tapi, karena ingin masak bihun goreng ala rumah, yang manis dan hitam (dari kecap), saya pun  memutuskan untuk membuat bihun sendiri. Tidak pakai browsing terlebih dahulu, karena jam makan siang sudah mepet. Langsung tumis ini-itu dan campurkan bihunnya.

Bahan:

  • Bihun
  • Kecap manis
  • Daun bawang, iris tipis
  • Bawang bombay, iris tipis
  • Ayam fillet, potong sesuai selera
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Garam
  • Merica
  • Mentega/Minyak goreng

Cara memasak:

  1. Rendam bihun ke dalam air panas, tunggu hingga lembek kemudian tiriskan.
  2. Potong ayam fillet sesuai selera.
  3. Panaskan mentega atau minyak, lalu tumis bawang-bawangan hingga layu.
  4. Masukkan potongan ayam dan daun bawang, tumis hingga ayam setengah matang.
  5. Masukkan bihun, aduk-aduk sebentar.
  6. Tambahkan garam, merica, dan kecap, kemudian aduk-aduk kembali.
  7. Kecilkan api, dan aduk masakkan terus hingga tidak lagi berair.

2 thoughts on “Bihun Goreng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s