Nina van de Creche

crèche : British . a day-care center; day nursery.

Sampai dengan minggu lalu, kami menitipkan Nina di daycare atau creche dari Senin hingga Jumat. Mulai minggu ini, kami hanya menitipkan Nina dari Senin hingga Kamis saja. Although we don’t like the arrangement, we have no other options. Membawa Au Pair akan terlalu merepotkan, harus kenal dulu dengan calon au pair, mesti mengatur keberangkatan, pasport, ijin tinggal, bla bla bla. Too much hassle. Lagipula au pair atau stay at home nanny, seperti yang biasa bekerja pada keluarga-keluarga di Indonesia, terutama Jakarta, tidak di-cover dengan tunjangan pemerintah. Thus, we have to pay full. Selain itu, membawa au pair juga harus mempertimbangkan perkembangan kejiwaan mereka, agar tidak homesick dan sebagainya.

So, creche it is. Nina sudah dititipkan di creche semenjak usia 3 bulan, jadi sampai sekarang kurang lebih sudah 8 bulan datang-pergi ke sana. Para leidsters atau carers nya sudah hampir saya kenali semua, dan mereka juga menyediakan menu Halal untuk muslim children. Orangtua dan para leidster yang muslim, juga saling mengucapkan “Assalamualaikum” antara satu sama lain. Well, we do live in Turks and Maroccans neighborhood, dan di seberang jalan ada dua toko serba ada Turki dan Maroko. Dan hampir semua restoran menyediakan menu Halal.

Karena sudah 8 bulan di sana, tentunya banyak anak-anak dari creche yang sama, yang kenal akan Nina. Salah satu leidster ada yang bilang bahwa nama Nina itu sangat mudah diingat apalagi sama teman-temannya di grup bayi 0-2 tahun. Awalnya saya hanya mengangguk saja, toh memang karena itu nama Nina kami pilih. Mudah diingat, menunjukkan jenis kelamin perempuan, dan bisa dieja dan ditulis dengan hampir semua bahasa atau alfabet yang ada di dunia. We hope her to be a jet-setting international person. Walaupun tidak secara literal, namun nama adalah doa.

Setelah beberapa waktu berjalan, banyak anak-anak yang lebih besar, memanggil-manggil Nina. Terutama ketika saya jemput sore hari, karena itulah giliran saya. Kadang ketika saya dan Nina beranjak keluar dari pintu, anak-anak yang lain akan mengatakan “dag, Nina.” Kali lain, giliran leidster yang berbeda yang mengatakan bahwa nama Nina mudah sekali untuk diingat dan banyak temannya yang mudah mengenali Nina. Sampai suatu hari, saya bertemu dengan salah satu orang tua yang bersiap pulang dengan putra dan putrinya yang dititipkan di creche yang sama. Putrinya yang kecil berteriak “Nina!” begitu melihat saya dan Nina sedang berjalan keluar (Nina duduk manis di dalam stroller) dan kakak laki-lakinya pun ikutan berteriak “Nina! Nina!” Saya pun melambaikan tangan ke mereka dan mengucapkan “fijne avond!” kepada ayah mereka.

Besoknya, lagi-lagi saya bertemu dengan mereka, tapi kali ini mereka naik mobil. Pas saya keluar pintu, saya melihat sang ayah sedang menutup pintu penumpang bagian belakang dan hendak memutar ke arah pintu pengendara. Dari dalam mobil, sang putri berteriak “Nina! Nina!” sambil menunjuk ke arah Nina. Saya hanya mengangguk dan tersenyum kepada sang ayah. Namun lagi-lagi Nina dipanggil. Akhirnya sang ayah membuka pintu penumpang dan menggendong anaknya. “Dat is Nina!” teriak anak perempuannya. Kakak laki-lakinya pun jadi ikut-ikutan berteriak “Nina!” Setelah berkenalan dan basa-basi sejenak, kami pun pulang ke rumah masing-masing.

Itu pertama kalinya saya ‘ngeh’ akan Nina dan teman-temannya. I mean, she is just a baby! Tapi memang, karena setiap hari ke creche maka kenal lah dia dengan banyak teman-teman sebaya. Beberapa waktu sesudahnya, kami sekeluarga pergi belanja mingguan dan tiba-tiba ada anak di dalam stroller yang mengenali Nina dan berkata ke Ibunya, “dat is de baby van de creche!” dan kami pun berbincang sejenak dengan ibunya. Pernah juga saya menjemput Nina dan saat memakaikan jaketnya, ada bayi yang bergumam “Nina” ke arah Nina sambil tersenyum. Umurnya hanya beda beberapa bulan saja dari Nina, dan sama-sama belum lancar berbicara. Ada satu lagi yang umurnya hampir 2 tahun dan sudah bisa mengucapkan kata benda dengan sangat jelas, dan dia memanggil “Nina!” dengan sangat kencang. Ayahnya bercerita kalau anaknya di rumah suka memanggil-manggil “Nina!” dan orang rumahnya bingung, “siapa Nina?” rupanya dia dari creche. Nina van de creche.

Setelah banyak yang memanggil Nina, saya heran sendiri, kenapa Nina tidak pernah berteriak atau memanggil balik? Apakah dia belum kenal akan wajah-wajah temannya, atau karena belum lancar bicara. Kemarin, ketika saya dan Nina pergi belanja, Nina saya dudukkan di tempat duduk bayi di trolley belanja. Ketika saya berbelok di salah satu alley, saya melihat ada trolley dan ada anak kecil duduk di dalamnya. Karena spacenya sempit, saya mesti lewat berdempetan dengan trolley tersebut. Tiba-tiba Nina berseru “hhaa hhaaa” sambil menunjuk ke trolley, anak kecil dalam trolley pun langsung menengok dan berteriak “Nina!”

Karena Nina banyak dikenal oleh teman-temannya, saya pun jadi ikut-ikutan dikenali. Pernah saya menyeberang jalan, sans Nina, di arah yang berlawanan ada bayi dalam stroller yang berteriak “Mama, dat is Mama van baby!” Yes, that is my name now, Mama van Baby. Mama van Nina.

images scr: KDV Groeiboerderij

2 thoughts on “Nina van de Creche

  1. menarik untuk ditanyakan:
    1. kenapa hari jumatnya diskip? karena ada yg dapet 1 hari ekstra day off per minggu?🙂
    2. ninanya sendiri teriak2 tentang anak2 lain gak?

    • Jumat diskip soalnya gw cuti, ham.. skr gw kerja part-time tadinya 40 jam seminggu skr cuman 32 jam seminggu

      Kalo Nina sempet kok teriakin temennya, kan udh gw ceritain tuh sekalian, pas di supermarket tp karena blm bisa ngomong jadinya cuman “hahhh haaaah” sambil nunjuk2 temennya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s